Iklan

Iklan

,

Iklan

Kapolri Menduga Reuni 212 Terkait Momentum Politik 2018-2019

Duta Islam #02
1 Des 2017, 04:54 WIB Ter-Updated 2024-08-27T22:36:19Z
Download Ngaji Gus Baha
Foto: tribunnews.com

Dutaislam.or.id - Rencana reuni alumni 212 yang akan digelar 2 Desember besok agaknya menemui jalan terjal. Selain tidak didukung oleh berbagai pihak, reuni 212 juga diduga bermuatan politis.

Baca: NU, Muhammadiyah dan MUI Tidak Dukung Reuni 212. Ente Didukung Siapa?

Tak tanggung-tanggung, dugaan reuni 212 bermuatan politis ini dilontarkan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian.

Menurutnya, reuni tersebut berkaitan dengan menjelangnya momentum politik pada Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

"Ini juga enggak akan jauh-jauh dari politik, tetapi politik 2018-2019," ujar Tito di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir dari kompas.com, Kamis (30/11/2017).

Meski demikian, menurut Tito, acara reuni 212 tersebut nantinya akan berjalan aman. "Insya Allah aman," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, acara reuni 212 ini dalam rangka memperingati aksi 212 pada 2 Desember 2016 lalu. Kabarnya, reuni 212 ini dibarengkan dengan acara maulid. [dutaislam.or.id/gg]

Iklan

close
Cukup 40K