![]() |
| Cover Tafsir At-Tahrir wat Tanwir Ibnu Asyur. |
Dutaislam.or.id - Tafsir At-Tahrir wat Tanwir (30 Juz) merupakan karya tafsir monumental yang disusun oleh Muhammad Ath-Thahir bin Asyur, seorang ulama besar asal Tunisia. Judul lengkap kitab ini adalah At-Tahrir wa At-Tanwir (التحرير والتنوير), yang berarti Pembebasan dan Pencerahan.
Karya ini dikenal luas sebagai salah satu tafsir modern yang memadukan kedalaman ilmu keislaman, ketelitian dalam memahami bahasa Arab, serta perhatian terhadap persoalan kehidupan manusia. Melalui tafsir ini, Ibnu Asyur berusaha mengungkap makna ayat-ayat Al-Qur'an secara mendalam sekaligus menjelaskan petunjuk dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Silakan download via link di bawah ini:
Salah satu ciri khas At-Tahrir wa At-Tanwir adalah penekanannya pada analisis bahasa, susunan kalimat, dan keindahan retorika Al-Qur'an. Ibnu Asyur menguraikan makna kosakata, hubungan antarayat, konteks pembicaraan, serta tujuan yang hendak disampaikan melalui ayat-ayat tertentu.
Selain itu, beliau memperhatikan munasabah atau keterkaitan antarayat dan antar surat sehingga pembaca dapat melihat hubungan antara satu pembahasan dengan pembahasan lainnya. Intinya, kitab ini mengajak pembaca memahami Al-Qur'an melalui perpaduan antara penjelasan kebahasaan, penafsiran riwayat, dan analisis rasional yang mendalam.
Baca: Terjemah Fathul Qarib Fiqih Idola (2 Jilid)
Dari segi kandungan, tafsir ini membahas berbagai persoalan akidah, ibadah, akhlak, hukum, kisah para nabi, kehidupan sosial, hingga prinsip-prinsip yang mengatur hubungan antarmanusia. Ketika menafsirkan ayat-ayat hukum misalnya, Ibnu Asyur memberikan perhatian terhadap tujuan pensyariatan dan hikmah di balik ketentuan syariat.
Pendekatan tersebut berkaitan erat dengan pemikiran beliau mengenai maqashid syariah, yakni tujuan-tujuan utama yang hendak diwujudkan oleh hukum Islam. Pasalnya, memahami ayat Al-Qur'an secara utuh memerlukan perhatian terhadap makna teks sekaligus tujuan dan konteksnya. Karena itulah, At-Tahrir wa At-Tanwir memiliki nilai penting bagi pembaca yang ingin memperluas wawasan tafsir dan memahami hubungan antara Al-Qur'an dengan persoalan kehidupan.
Baca: Terjemah Tafsir Al-Qurthubi (20 Jilid)
Penulisnya, Muhammad Ath-Thahir bin Muhammad bin Muhammad Ath-Thahir bin Asyur, lebih dikenal dengan nama Ibnu Asyur. Beliau lahir di Tunisia pada 1879 dan wafat pada 1973. Ibnu Asyur merupakan ulama bermadzhab Maliki yang memiliki keahlian dalam tafsir, bahasa Arab, ushul fiqih, dan maqashid syariah. Beliau menempuh pendidikan di lingkungan keilmuan Zaitunah, kemudian mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan pengembangan pemikiran Islam.
Selain At-Tahrir wa At-Tanwir, beliau juga dikenal melalui karya Maqashid Asy-Syariah Al-Islamiyah yang membahas tujuan dan hikmah di balik ketentuan hukum Islam. Latar belakang keilmuan yang luas inilah yang turut membentuk karakter tafsirnya, dengan pembahasan yang analitis, argumentatif, dan kaya perspektif.
Baca: Terjemah Syarah Shahih Muslim (12 Jilid)
Dengan cakupan 30 juz, Tafsir At-Tahrir wat Tanwir dapat menjadi koleksi penting bagi santri, mahasiswa, ustadz, peneliti, maupun pembaca umum yang ingin mendalami kandungan Al-Qur'an melalui karya tafsir yang komprehensif. Kekayaan penjelasan di dalamnya memberikan kesempatan untuk memperluas pemahaman terhadap makna ayat, tujuan syariat, dan pesan Al-Qur'an dalam kehidupan. Walhasil, bagi Anda yang sedang melengkapi perpustakaan digital dengan kitab-kitab tafsir klasik dan modern, karya Ibnu Asyur ini patut masuk dalam daftar bacaan. Yuk download sekarang dan perkaya kajian Al-Qur'an Anda! [dutaislam.or.id/ab]






