![]() |
| Aksi Pendukung Prabowo di Depan Kantor Bawaslu RI Jakarta, Jumat (10/05/2019). Foto: Istimewa. |
Dutaislam.or.id - Anggota polisi dan Brimob yang berjaga di depan kantor Bawaslu dicemooh oleh peserta aksi pendukung Prabowo, Jumat (10/05/2019). Cemooh kepada aparat terjadi justru ketika mereka berusaha mendinginkan aksi dengan membaca shalawat bersama-sama.
Baca juga: Beredar Video Peserta Demo Bawaslu Ancam Penggal Kepala Jokowi, Disambut Takbir
Dilansir dari CNNIndonesia.com, saat itu massa aksi tiba di depan kantor Bawaslu Jalan Thamrin selepas salat Jumat. Ketika jumlah mereka cukup banyak, puluhan anggota Brimob muncul dari dalam kantor Bawaslu. Mereka datang dengan mengenakan serban dan peci.
Melihat penampilan polisi yang menjaga itu, peserta unjuk rasa malah melempar cemooh. "Pencitraan, pencitraan! Jangan pakai peci dan sorban kalau masih curang!" teriak sejumlah peserta.
Namun polisi bergeming. Dari dalam mobil pengurai massa, mereka menyenandungkan salawat dengan volume audio yang disetel keras-keras. Mendengar hal itu, para demonstran justru makin gerah.
"Percuma salawat kalau menzalimi!" seru salah satu peserta aksi.
"Minum aja pak! Duit enggak dibawa mati!" kata salah seorang peserta lainnya.
Mendapat cemooh seperti itu, anggota Brimob dengan atribut Muslim itu tak membalas. Mereka tetap bersiaga di depan pintu masuk Bawaslu hingga peserta unjuk rasa bubar pada pukul 15.30 WIB. [dutaislam.or.id/pin]
Baca juga: Beredar Video Peserta Demo Bawaslu Ancam Penggal Kepala Jokowi, Disambut Takbir
Melihat penampilan polisi yang menjaga itu, peserta unjuk rasa malah melempar cemooh. "Pencitraan, pencitraan! Jangan pakai peci dan sorban kalau masih curang!" teriak sejumlah peserta.
Namun polisi bergeming. Dari dalam mobil pengurai massa, mereka menyenandungkan salawat dengan volume audio yang disetel keras-keras. Mendengar hal itu, para demonstran justru makin gerah.
"Percuma salawat kalau menzalimi!" seru salah satu peserta aksi.
"Minum aja pak! Duit enggak dibawa mati!" kata salah seorang peserta lainnya.
Mendapat cemooh seperti itu, anggota Brimob dengan atribut Muslim itu tak membalas. Mereka tetap bersiaga di depan pintu masuk Bawaslu hingga peserta unjuk rasa bubar pada pukul 15.30 WIB. [dutaislam.or.id/pin]





